ARTIKEL SEMINAR NASIONAL 2019

Seminar Nasional 2019  

 

Pada tanggal 13 April 2019, Best Community kembali melaksanakan Seminar Nasional yang merupakan salah satu program kerja dari departmen PSDM. Seminar Nasional kali ini bertemakan “SMART INVESTING FOR MILLENNIALS” Tujuan diadakannya Seminar Nasional ini yaitu agar kaum muda berminat dengan pasar modal. Seminar Nasional tahun 2019 diketuai oleh Gustama Trisna Manggala. Ia merasa senang dan bangga bisa menjadi ketua Seminar Nasional tahun 2019 karena suatu pelajaran berharga untuk bisa menjalankan amanah dari ketua dapartemen PSDM dan teman-teman dari Best Community untuk mengetuai acara Seminar Nasional tahun ini. Ia juga mengatakan bahwa selama menjadi ketua acara tidak menemukan banyak kesulitan karena dalam sebuah tim ada yang namanya komunikasi. Jadi, komunikasi harus tetap dijaga agar acara dapat berjalan dengan lancar. Ia hanya memiliki kesulitan pada saat awal pembentukan sebuah tim, karena belum dekatnya antar tim itu yang membuatnya menjadi sulit bekerja sama. Ia mempunyai cara agar antar tim itu menjadi dekat yaitu dengan cara meminta anggota timnya sering bermain ke pojok (tempat berkumpul anggota pasar modal). Semakin dekat relasi dan komunikasi antar tim otomatis semakin mudah untuk memberikan informasi dan bertukar pikiran.

Hal yang sama turut dirasakan oleh salah satu panitia yang bernama Pipit Mega dari divisi registrasi. “Saya senang bisa menjadi panitia pada kegiatan seminar nasional ini, saya bisa menambah wawasan sebagai panitia dalam bekerja sama dan saya bisa belajar bagaimana manajemen waktu yang baik. Kesulitan yang saya hadapi di divisi registrasi adalah ketika para peserta telat dalam membayar,” tuturnya.

Pada sesi sambutan, ketua umum Best Community Farhan Hilmi Mubarok, memberikan kata sambutan bahwa UKM Best Community mempunyai tanggung jawab untuk mengenalkan pasar modal untuk kaum muda terutama mahasiswa. Ia berharap para mahasiswa baru tidak kapok dan tetap melanjutkan eksistensi di Best Community.

Acara Sekolah Pasar Modal ini juga mendapat sambutan baik dari Ketua STIE YKPN, yakni Bapak Dr. Haryono Subiyakto, M.Si. “Terima kasih kepada Best Community yang selalu mengadakan proker-proker yang baik dan bagus setiap tahunnya, sehingga STIE YKPN mempunyai UKM yang dapat menarik gairah mahasiswa untuk berorganisasi,” tuturnya.

Seminar Nasional tahun ini didatangi dua pembicara, yang pertama yaitu Ibu Joy Citradewi pembicara dari PT. Sri Rejeki Isman Tbk (SRITEX). Ia menjelaskan tentang perusahaan yang memproduksi spinning, weaving, finishing dan garment. Perusahaan tersebut sudah berdiri sejak 1966 didirikan oleh H.M Lukminto sebagai perusahaan perdagangan tradisional di Pasar Klewer, Solo. Sritex juga memproduksi seragam militer berbagai Negara seperti Indonesia, Jerman, dll. Pada tahun 2013 PT Sri Rejeki Isman Tbk secara resmi terdaftar sahamnya (dengan kode ticker dan SRIL) pada Bursa Efek Indonesia. Pembicara kedua adalah Bapak Lo Kheng Hong, seorang investor value Indonesia jenis individu. Lo Kheng Hong sebagai investor saham disebut-sebut sebagai Warren Buffett-nya Indonesia. Ia berpendapat bahwa menjadi seorang investor saham itu bisa membuat kaya, karena ia mempunyai perusahaan publik yang harga sahamnya selalu meningkat dan menghasilkan laba besar . Pada tahun 2012 ia memiliki aset berupa saham bernilai Rp 2,5 triliun. 5 kunci sukses berinvestasi ala Lo Kheng Hong adalah membeli saham perusahaan yang memiliki manajemen perusahaan yang baik, pilih perusahaan yang memiliki laba besar, pilih perusahaan yang labanya terus bertumbuh, harus melihat nilai intrinsik saham, dan yang terakhir memiliki stamina untuk tidak menjual saham di kala turun.

Kegiatan Seminar Nasional ini ternyata mendapat respon yang positif dari peserta. Salah satunya datang dari kampus kita sendiri yaitu STIE YKPN. Ia mengungkapkan bahwa seminar nasional memberinya pengalaman dan pembelajaran untuk berinvestasi. Ia juga mengatakan bahwa seminar nasional ini dapat memberikan informasi dan solusi bagaimana berinvestasi dengan baik dan benar. Adanya seminar nasional ini membuat seseorang yang datang tertarik untuk menjadi investor karena dengan kita berinvestasi maka akan menaikan pendapatan nasional. Investasi merupakan salah satu cara untuk mengembangkan jumlah uang yang dimiliki saat ini, selain itu diajarkan untuk bersabar dalam berinvestasi. Kritik dan saran untuk para panitia adalah lebih memperhatikan teknis agar tidak terjadi kesalahan lagi dalam menampilkan presentasi. Saran untuk kegiatan berikutnya adalah lebih sering mengadakan acara seperti ini dengan mendatangkan pembicara yang inspiratif untuk menambah wawasan yang lebih luas tentang dunia pasar modal agar kita sebagai anak muda semakin mengerti tentang dunia pasar modal terutama yang ada di Indonesia.

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *